Home » Krisis Pasar Minyak yang Dipicu Invasi Rusia Hampir Berakhir

Krisis Pasar Minyak yang Dipicu Invasi Rusia Hampir Berakhir

by Paulo
53 views
Campaign Jurnal Zero Zero

Invasi Rusia ke Ukraina pada Februari lalu memicu krisis pasar besar. Harga minyak dan gas melonjak ke level tertinggi multi-dekade;

Sementara itu, Euro jatuh di bawah paritas dengan dolar untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade karena kekhawatiran bahwa perang akan memicu krisis ekonomi global.

 

Sekarang, bagaimanapun, ada tanda-tanda yang berkembang bahwa gangguan itu bisa segera berakhir, dengan minyak mentah, gas alam, dan harga makanan semuanya telah jatuh kembali ke level sebelum perang sementara Euro telah melakukan reli 7% terhadap dolar selama tiga bulan terakhir menjadi $ 1,06.

Harga Energi Kembali Ke Tingkat Sebelum Perang

 

Harga minyak acuan melonjak menjadi hanya di bawah $ 130 per barel pada bulan Maret hanya beberapa minggu setelah Rusia menginvasi Ukraina. Rusia adalah pengekspor minyak mentah terbesar kedua, dan sanksi terhadap negara itu menekan pasokan dan mendorong harga naik. Tetapi harga minyak terus menurun sejak Juli dan saat ini diperdagangkan di sekitar level sebelum perang di $ 80 per barel.

Ada kekhawatiran bahwa harga minyak bisa turun lebih jauh karena lonjakan kasus Covid di China. Aktivitas manufaktur China turun untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan Desember, meningkatkan kemungkinan bahwa permintaan minyak dapat melemah pada bulan-bulan awal tahun baru.

Pasar tetap jauh di bawah 55-Day Moving Average dan 200 DMA di 89.01 dan 100.67, dan dengan momentum jangka menengah menurun dan kekhawatiran pertumbuhan global menjulang, kami pikir kelemahan lebih lanjut kemungkinan akan mengikuti.

 

Campaign Jurnal Zero Zero

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86
Kec. Tanah Abang, DKI Jakarta, 10220

Tentang Kami

Disclaimer : Semua informasi dan data yang tersaji dalam website ini, bukanlah merupakan anjuran / rekomendasi untuk membeli / menjual di pasar saham, forex, atau komoditas. Trading mempunyai potensi keuntungan serta resiko kerugian, oleh karena itu setiap investor dan trader harus membekali dirinya sendiri dengan pengetahuan yang cukup mengenai potensi keuntungan/ kerugian tersebut sebelum mengambil keputusan. Setiap keputusan transaksi harus merupakan keputusan personal sehingga tanggung jawabnya ada pada masing-masing personal yang membuat keputusan tersebut. tpfx.co.id tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dilakukan oleh siapapun, baik itu yang mendatangkan keuntungan ataupun kerugian, dengan kondisi dan situasi apapun juga, yang diakibatkan secara langsung maupun tidak langsung.
Risk Disclosure : Perdagangan berjangka memiliki peluang dan resiko yang tinggi. Apabila anda hendak berinvestasi dalam perdagangan berjangka, anda terlebih dahulu harus mengerti dan memahami kegiatan perdagangan berjangka serta isi dari perjanjian dan peraturan transaksi.

© 2023. PT Trijaya Pratama Futures