Home » Intip, Tips Trading Komoditas Anti Gagal

Intip, Tips Trading Komoditas Anti Gagal

by TPFX
30 views
Campaign Jurnal Zero Zero

Trading komoditas sedang naik daun di kalangan muda mudi Indonesia. Untuk terjun ke dunia trading komoditas, Anda harus membelinya di pasar komoditas. Pasar komoditas merupakan tempat jual beli barang ekonomi yang tahan dalam jangka waktu lama dan dalam aktivitas jual belinya melalui kontrak derivatif. Emas, perak, dan gas alam merupakan beberapa produk dalam trading komoditas.

Walaupun umumnya kegiatan trading komoditas sangat menguntungkan, namun Anda patut berhati-hati. Sebab, volatilitas harga sangat tinggi dengan risiko yang tinggi pula. Jangan hanya tergiur untung yang besar. Untuk itu, ada beberapa tips trading komoditas agar Anda terhindar dari kerugian. Simak dalam ulasan berikut ini.

Tips Trading Komoditas Anti Gagal

  • Pantau Harga Acuan Komoditas

Tips pertama adalah pahami harga acuan dari komoditas. Kenaikan harga acuan komoditas akan mempengaruhi laba perusahaannya. Sehingga ketika harga komoditas naik, keuntungan pun akan ikut naik dan kemungkinan harga saham perusahaan yang bergerak di komoditas tersebut akan ikut naik pula.

Harga acuan komoditas berubah-ubah secara konstan disebabkan oleh perubahan supply dan demand di seluruh dunia. Perhatikan pula keadaan geopolitik di negara-negara penghasil komoditas terbesar. Misalnya saja pada April 2020 harga minyak dunia sempat jatuh ke titik nol alias gratis!

Contoh lain adalah saat pandemi COVID-19. Permintaan minyak turun, diperparah dengan aksi para short trader di pasar futures yang menyebabkan harga minyak jatuh ke level terburuk sepanjang sejarah.

Baca juga: Apakah Risiko Trading Komoditi Dapat Dihindari?

  • Pelajari Fundamental

Sebelum melakukan trading, ada baiknya Anda mempelajari fundamental dari perusahaan-perusahaan komoditas yang Anda incar. Sebab, kinerja perusahaan yang baik, walaupun nantinya harga jatuh, tetap memiliki pembukuan laba rugi yang apik. Rally trading komoditas dapat berlangsung berbulan-bulan lho!

Tak perlu membaca dan mempelajari lengkap, ada baiknya Anda mengecek beberapa poin seperti ROE, DER, dan rasio-rasio kinerja lainnya.  Biasanya Anda bisa menemukan dalam aplikasi trading komoditas milik Anda.

  • Pasang Oscillator di Grafikmu

Seperti yang sudah disebutkan di poin pertama, harga acuan komoditas bergerak dalam siklus naik dan turun serta berada di kisaran harga tertentu dalam kurun waktu yang lama. Hal ini yang menyebabkan harga saham komoditas berbeda dengan consumer goods yang bergerak naik turun dalam jangka pendek.

Oleh sebab itu, Anda wajib memasang oscillator seperti RSI, Stochastics, atau MACD. Gunanya adalah untuk melihat kapan harga saham jenuh jual/oversold atau jenuh beli/overbought.

Selain memasang oscillator, wajib pelajari analisa teknikal khususnya teknik Swing Trading dan Intraday Trading untuk bisa memonitoring dan menguasai saham-saham komoditas selama beberapa bulan ke depan. Psst.. wajib diingat untuk di support dan jual di resistance agar Anda untung besar!

Baca juga: Mari Berkenalan Dengan Trading Komoditas Minyak!

  • Hindari Panic Buying

Ketika ada suatu tren pada saham komoditas, biasanya akan diikuti oleh market pre-opening yang menggila serta beberapa saham bisa auto reject (naik 25 persen dalam sehari) selama berhari-hari. Jangan takut ketinggalan! Daripada panic buying, ada baiknya Anda melakukan analisa  mengenai saham yang akan dibeli. Jangan malas untuk melakukan analisa teknikal jika Anda tidak ingin merugi.

Selain itu, bahayanya panic buying juga dapat menyebabkan harga nyangkut di harga pucuk yang bisa berakibat cutloss jika terus menerus FOMO (Fear of Missing Out). Jangan ikut-ikutan beli hanya karena saham komoditas tersebut ramai dibicarakan. Riset itu penting!

  • Money Management

Agar rencana keuangan Anda tidak hancur berantakan, sebaiknya pisahkan akun saham investasi dan trading Anda. Batasi pula jumlah yang akan Anda trading semisal 10 saham dalam satu portofolio. Batasi kerugian 10% dari modal. Manfaatkan juga keuntungan preopening. Namun ingat jangan terlalu sering.

Analisis fundamental dan analisis teknikal dapat dikombinasikan sebagai dasar transaksi Anda saat trading komoditas. Ingin belajar trading Komoditi ataupun forex? Yuk, buka Jurnal TPFX sekarang dan temukan ilmu trading yang terpercaya! Jangan lupa daftar menjadi trader di sini! TPFx merupakan perusahaan broker terpercaya dan diawasi serta diregulasi oleh BAPPEBTI. #TradingSemakinPede

Campaign Jurnal Zero Zero

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86
Kec. Tanah Abang, DKI Jakarta, 10220

Tentang Kami

Disclaimer : Semua informasi dan data yang tersaji dalam website ini, bukanlah merupakan anjuran / rekomendasi untuk membeli / menjual di pasar saham, forex, atau komoditas. Trading mempunyai potensi keuntungan serta resiko kerugian, oleh karena itu setiap investor dan trader harus membekali dirinya sendiri dengan pengetahuan yang cukup mengenai potensi keuntungan/ kerugian tersebut sebelum mengambil keputusan. Setiap keputusan transaksi harus merupakan keputusan personal sehingga tanggung jawabnya ada pada masing-masing personal yang membuat keputusan tersebut. tpfx.co.id tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dilakukan oleh siapapun, baik itu yang mendatangkan keuntungan ataupun kerugian, dengan kondisi dan situasi apapun juga, yang diakibatkan secara langsung maupun tidak langsung.
Risk Disclosure : Perdagangan berjangka memiliki peluang dan resiko yang tinggi. Apabila anda hendak berinvestasi dalam perdagangan berjangka, anda terlebih dahulu harus mengerti dan memahami kegiatan perdagangan berjangka serta isi dari perjanjian dan peraturan transaksi.

© 2023. PT Trijaya Pratama Futures